Tol IKN Beroperasi Penuh Tahun 2027, Pangkas Waktu Jadi 30-45 Menit

KLAUSAMEDIA — Setelah melalui berbagai fase fungsional yang bersifat situasional, Jalan Tol Ibu Kota Nusantara (IKN) dijadwalkan akan beroperasi secara penuh pada tahun 2027.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, mengungkapkan hal itu kepada Kompas.com, usai meninjau penanganan banjir skibat luipan air Sungai Babakan, Brebes, Sabtu (28/3/2026).

Meskipun Jalan Tol IKN sudah berkali-kali diuji coba secara fungsional, terutama pada momentum hari besar Natal, Tahun Baru, dan Lebaran, target operasional secara total baru akan tercapai dalam satu tahun mendatang.

“Kalau fungsional kan sudah ya, sudah dibuka berkali-kali. Cuman secara penuh, ditargetkan oleh Pak Dirjen Bina Marga pada 2027. Sudah siap semua,” ujar Dody.

Kepastian ini menjawab teka-teki mengenai kapan akses jalan bebas hambatan berbayar ini benar-benar bisa dinikmati publik tanpa pembatasan jam operasional.

Mengenai siapa yang akan mengelola jalur strategis ini, Dody mengisyaratkan pola yang umum berlaku dalam industri jalan tol di Indonesia, yakni melalui Badan Usaha Jalan Tol (BUJT).

Tol IKN dengan koridor satwa(OIKN)

Jaringan Tol IKN yang Mengubah Jarak

Untuk memahami skala raksasa proyek ini, perlu menilik rincian segmen atau seksi jalan tol yang nantinya akan saling terhubung dan beroperasi penuh pada 2027, yakni:

  • Seksi 3A Sepinggan-Karang Joang: Membentang sepanjang 13,4 km, menjadi pintu masuk utama dari arah Balikpapan.
  • Seksi 3B KKT Kariangau-Simpang Tempadung: Jalur sepanjang 7,3 km yang krusial untuk logistik pelabuhan.
  • Seksi 5A Simpang Tempadung-Jembatan Pulau Balang: Menghubungkan daratan dengan struktur megah Jembatan Pulau Balang sepanjang 6,7 km.
  • Jembatan Pulau Balang: Bentang Panjang dan Bentang Pendek sepanjang 3,3 km
  • Seksi 6A Simpang Riko-Outer Ring Road IKN: Segmen sepanjang 6,2 km yang langsung menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP).
  • Seksi 6B Outer Ring Road-Simpang 3 ITCI: Sepanjang 5,7 km yang menjadi bagian dari sabuk transportasi luar IKN.

Dengan beroperasinya tol ini secara total, waktu tempuh yang semula mencapai 2 jam via jalur nasional, dipangkas menjadi hanya sekitar 30 hingga 45 menit saja.

Jembatan Pulau Balang Tol IKN(OIKN)

Menyelesaikan Infrastruktur yang Tersisa

Selain jalan tol, Kementerian PU saat ini tengah fokus merampungkan beberapa komponen krusial yang bersifat pelengkap namun vital bagi ekosistem IKN.

Proyek-proyek tersebut mencakup pembangunan Istana Wakil Presiden, Masjid Negara, hingga sistem sanitasi dan pengelolaan air limbah (IPAL).

Dody menekankan, pekerjaan saat ini lebih banyak pada tahap penyelesaian detail (finishing) dan penyesuaian anggaran yang diberikan.

“Sebenarnya tinggal penyelesaian kecil-kecil saja. Kita support penuh untuk menyelesaikan apa yang masih tersisa,” tambahnya.

Sumber: kompas.com| Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply