SPBU Akawi Batasi Pembelian Pertalite , Mobil Maksimal 40 Liter, Motor Rp 50 Ribu

KLAUSANEWS, Bontang – Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) UD Akawi yang berlokasi di jalan Letjen Haryono MT Bontang, mulai menetapkan pembatas maksimal pengisian pertalite, untuk pengendara roda dua hanya boleh membeli, seharga Rp 50.000 dan pengendara roda empat, maksimal 40 liter per hari.

Pengawas SPBU UD Akawi, Riyaatlush Ma’arif mengatakan, per Senin (18/07/2022) lalu mulai ada pembatasan maksimal pengisian pertalite.

“ Terhitung hari ini (Rabu) sudah masuk hari ke-3 untuk pembatasan maksimal pengisian,” kata Arif saat ditemui, Rabu (20/07/2022).

Ia juga menyebutkan tujuan adanya pembatasan ini guna Bahan Bakar Minyak (BBM) tersalurkan dengan tepat dan tidak ada lagi para pengetap.

“ Mulai hari Senin kemarin kami juga mencatat plat pengendara yang mengisi disini, jadi setiap pengendara baik itu motor atau mobil hanya boleh mengisi 1x dengan kapasitas yang sudah ditentukan yaitu untuk motor Rp 50.000 ribu Per hari dan untuk mobil 40 liter per hari, tujuannya agar tidak ada para pengetap, jadi sasaran BBMnya lebih tepat, “ ujarnya.

Lebih lanjut, Arif juga menuturkan jika ada pengendara yang kedapatan mengisi BBM lebih dari 1x dalam 1 hari pengendara tersebut tidak akan dilayani.

“ Untuk saat ini belum ada masyarakat yang keberatan dengan batas pengisian ini karena rata-rata hanya mengisi Rp 20.000 an saja, semisal nantinya ada yang keberatan mungkin perlahan kami akan beritahu terkait kebijakan baru ini dan untuk pengendara yang kedapatan ingin mengisi lagi padahal kan jelas pengisian hanya boleh 1x dalam sehari kami tidak akan layani, “ jelasnya.

Ivan (22) salah satu pemilik kendaraan roda dua yang tengah mengisi BBM di SPBU Akawi beranggapan bahwa aturan ini sangat bagus namun hal tersebut berpotensi menyulitkan masyarakat.

“ Mungkin niatnya bagus biar bisa tepat sasaran dan mengikuti kemajuan teknologi. Tetapi, kalau pertalite untuk menengah ke bawah, apa iya tidak meribetkan?, harusnya untuk masyarakat menengah kebawah tidak perlu dibatasi seperti ini,’’ ujar saat selesai melakukan pengisian pertalite.

Reporter: Octa Fadillah
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply