KLAUSANEWS, Samarinda – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menunjukkan keseriusannya terhadap program double track di Benua Etam dengan menyusun kebijakan tersistematis melalui sebuah Peraturan Gubernur (Pergub). Setelah sebelumnya, melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Saat ini kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim Muhammad Kurniawan, tim efektif yang membantunya membuat perjanjian untuk menyusun Pergub terkait Kurikulum Double Track. “Pada intinya tim efektif terbentuk untuk membantu saya melaksanakan kurikulum double track di Benua Etam,” ucapnya, Selasa (13/9/2022).
Selain itu lanjut Kurniawan, tim efektif Disdikbud Kaltim ini juga akan membuat SK, melakukan voting terhadap kebijakan Double Track yang telah disusun. Bahkan, mereka menyusun daftar nama sekolah yang akan menerapkan program Double Track. “Setelah selesai, nanti kita launching,” katanya, di Ruang Kerjanya, Kantor Disdikbud Kaltim, jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda.
Disinggung terkait target penyelesaian Pergub terkait Kurikulum Double Track ini, mantan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim ini belum dapat memastikannya. Hanya saja saat ini, pihaknya masih menyusun rancangannya.
“Setelah penyusunan Pergub selesai oleh tim efektif, maka selanjutnya kita masukan ke biro hukum Setdaprov Kaltim untuk ditindaklanjuti. Target saya jangka menengah itu kira-kira tahun depan. Nggak di jangka pendek ini, karena mepet sampai Desember. Makanya saya targetkan jangka menengah,” jelasnya.
Akan tetapi, Kurniawan bersyukur apabila tim efektif dapat menyelesaikan Pergub Kurikulum Double Track ini secepatnya. Tujuannya, agar segera digunakan dan difungsikan pada Dunia Pendidikan di Provinsi Kaltim.
“Alhamdulillah kalau bisa selesai di jangka pendek ini. Tapi jika mengikuti dengan tahapan-tahapan milestone yang saya buat. Maka, target yang saya buat itu dijangka menengah tahun depan. Harapan saya, semoga saja di dalam penyusunan Pergub Kurikulum Double Track ini tidak terjadi kendala dan diberikan kemudahan,” tegasnya.
Diketahui, Disdikbud Kaltim mengadopsi program Double Track yang lebih dulu sukses dilakukan oleh Provinsi Jawa Timur bersama ITS. Program ini merupakan pengembangan dari implementasi Kurikulum Merdeka Belajar.(ADV/DISDIKBUDKALTIM)
Reporter : Dey
Editor : APL




