KLAUSANEWS, Samarinda – Kalimantan Timur terpilih sebagai tuan rumah Temu Karya Taman Budaya se-Indonesia ke XXI Tahun 2022. Kegiatan ini terselenggara mulai tanggal 19 hingga 23 September 2022 yang terpusat di Taman Budaya jalan Kemakmuran, Kota Samarinda.
Salah satu rangkaian dari kegiatan pembuka Temu Karya Taman Budaya XXI ini adalah dilaksanakannya parade mobil hias yang diikuti 18 kontingen dari berbagai Provinsi se-Indonesia dengan start awal di depan Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim jalan Basuki Rahmat, Kota Samarinda.
Dikatakan Kadisdikbud Kaltim Muhammad Kurniawan, penunjukan Kaltim sebagai tuan rumah Temu Karya Taman Budaya yang ke XXI ini digelar setelah sebelumnya ke XX dilaksanakan oleh Provinsi Lampung.
“Kita sangat bersyukur ditunjuk sebagai tuan rumah untuk tahun ini. Saya mengucapkan selamat datang kepada semua peserta dari berbagai provinsi di sini, kira-kira sebanyak 18 kontingen mengikuti pawai mobil ini,” ucapnya, Senin (19/9/2022).
Mantan Staf Ahli Bidang Reformasi Birokrasi dan Keuangan Daerah Sekretariat Daerah Provinsi (Setdaprov) Kaltim tersebut pun juga mengucapkan terima kasih kepada semua panitia yang sudah menyiapkan kegiatan ini.
“Terima kasih juga untuk semua pihak (peserta). Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan lancar dan mendapat berkah dari Allah SWT,” jelasnya dalam kegiatan yang bertema ‘Berkreasi Pulihkan Ekonomi untuk Jiwa dan Raga Milik Nusantara’.
Dalam sambutannya sebelum melepas 18 kontingen, Wakil Gubernur Hadi Mulyadi mengungkapkan bahwa kegiatan pada hari ini sangat luar biasa. Pasalnya, bertujuan untuk menghidupkan perekonomian dan melestarikan budaya bangsa di Indonesia.
“Sangat-sangat luar biasa. Kita bangga karena budaya bangsa Indonesia ini memiliki dampak yang luar biasa. Terutama dampak ekonomi, dampak budaya, dampak sosial dan politik serta memberikan dampak besar bagi kesatuan dan persatuan bangsa,” paparnya.
Orang nomor dua Benua Etam itu berharap agar penyelenggaraan Temu Karya Taman Budaya di Provinsi Kaltim bisa menjadi ajang mempererat hubungan silaturahmi dan mengingatkan betapa besarnya bangsa Indonesia. “Kita harus menjaga komunikasi dan melaksanakan agenda-agenda penting di seluruh tanah air untuk mempererat besar bangsa kita,” harapnya.(ADV/DISDIKBUDKALTIM)
Reporter : Dey
Editor : APL




