Wujudkan Anak Bontang Cerdas dan Bebas Stunting Melalui Pola B2SA

KLAUSANEWS, Bontang – Demi mewujudkan generasi muda yang cerdas dan sehat, berbagai upaya terus dilakukan oleh berbagai instansi, baik itu dinas terkait ataupun dinas yang mewadahi tumbuh kembang anak. Tidak terlepas dari perhatian Bunda PAUD Kota Bontang, Hapidah Basri menghimbau kepada seluruh tenaga pendidik dan guru PAUD untuk menggunakan pola makan Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman (B2SA) dalam menekan kasus stunting Kota Bontang.

“Peran bunda PAUD sangat banyak, sebagai simbol dan sebagai mitra dalam gerakan nasional PAUD berkualitas,sebagai figur ibu yang merupakan tokoh sentral di setiap jenjang pemerintahan, dan sebagai motivasi masyarakat serta para pemangku kepentingan untuk menyediakan layanan PAUD yang berkualitas di setiap daerah Kota Bontang, “ ujar Bunda PAUD Kota Bontang, Hapidah Basri dalam paparan materi peran bunda PAUD Rabu (26/10/2022).

Ia mengatakan untuk saat ini stunting di Kota Bontang cukup tinggi, Ia menyebutkan kurang lebih sekitar 21 persen total kasus dari setiap daerah yang menjadi lokasi fokus (Lokus) stunting, yaitu Kelurahan Loktuan, Kelurahan Berebas Tengah, Api-Api, Kelurahan Gunung Elai, dan yang saat ini sedang di audit yaitu Kelurahan Berbas Pantai.

“Seperti pemberian pemahaman terkait B2SA, sehingga terjadi peningkatan mutu pendidikan yang kualifikasi, kompetensi, kesejahteraan, dan perlindungan, ini tugas bersama yang harus kita selesaikan, paling tidak mengurangi dari sebelumnya angka tinggi, seperti saat ini kurang lebih 21 persen harapannya tahun selanjutnya bisa turun, “ katanya.

Sebagai informasi pola makan B2SA merupakan pola makan yang menggunakan susunan makanan untuk sekali makan atau untuk sehari menurut waktu makan (pagi, siang dan sore/malam), yang mengandung zat gizi untuk memenuhi kebutuhan tubuh dengan jumlah yang memenuhi jumlah gizi seimbang yang sesuai dengan daya terima (selera, budaya) dan kemampuan daya beli masyarakat serta aman untuk dikonsumsi.

Berikut beberapa alasan kenapa kita harus mengkonsumsi pangan yang B2SA:

  1. Beragam artinya pangan yang dikonsumsi berbagai macam, baik hewani maupun nabati, baik sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Setiap jenis/kelompok pangan mempunyai kelebihan atau kekurangan nutrisi/gizi tertentu, sehingga dengan mengkonsumsi pangan yang beragam maka nutrisi/gizi dari berbagai pangan saling menutupi sesuai dengan kebutuhan tubuh kita.
  2. Bergizi artinya pangan yang dikonsumsi harus mengandung gizi. Manfaat itu antara lain memelihara tubuh serta mengganti jaringan tubuh yang rusak, memproduksi energi, mengatur metabolisme dan mengatur berbagai keseimbangan air, mineral serta cairan tubuh lainnya, sebagai mekanisme pertahanan tubuh terhadap berbagai penyakit.
  3. Berimbang artinya pangan yang dikonsumsi harus seimbang dari berbagai jenis/kelompok pangan serta sumber karbohidrat, protein, vitamin dan mineral. Konsumsi pangan dikatakan seimbang tergantung pada umur, jenis kelamin, aktivitas, ukuran tubuh dan keadaan fisiologi. Seimbang adalah seimbang jumlah antar kelompok pangan (pangan pokok, lauk pauk, sayur dan buah), dan seimbang jumlah antar waktu (3 kali makan sehari)
  4. Aman artinya pangan yang dikonsumsi bebas dari kemungkinan cemaran biologis, kimia dan benda lain yang dapat mengganggu, merugikan, dan membahayakan kesehatan manusia baik secara langsung ataupun tidak langsung.

Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply