Pembangunan Jembatan Beton di Kampung Selambai Selesai, Aksesibilitas dan Pariwisata Diharapkan Meningkat

KLAUSANEWS, Bontang – Pembangunan jembatan beton di Kampung Selambai, Kelurahan Lok Tuan, Bontang, telah selesai dengan anggaran sebesar Rp 21 miliar. Jembatan ini diharapkan dapat meningkatkan aksesibilitas dan mendukung perkembangan sektor pariwisata di Kota Bontang. Namun, ada batasan penting yang perlu diperhatikan oleh pengguna jalan, terutama untuk kendaraan bermotor.

Anggota Komisi III DPRD Bontang, Faisal, menjelaskan bahwa jembatan ini hanya dapat menahan beban maksimum 2 ton. Oleh karena itu, kendaraan roda empat dilarang melintas kecuali dalam keadaan darurat. Pengaturan ini bertujuan untuk menjaga struktur jembatan agar tidak cepat rusak akibat beban berlebih.

“Mobil tidak diperbolehkan melintas secara bebas, kecuali untuk mobil darurat. Kapasitasnya hanya 2 ton,” ungkap Faisal saat ditemui di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, beberapa waktu lalu.

Proyek yang dimulai pada Februari 2024 ini sudah rampung, meskipun proses serah terima dari pemerintah pusat ke Pemerintah Kota Bontang masih dalam tahap penyelesaian. Faisal menekankan perlunya pengawasan ketat dari pemerintah untuk memastikan jembatan dapat digunakan dengan aman oleh masyarakat.

Jembatan ini diharapkan tidak hanya mempermudah akses ke Kampung Selambai, tetapi juga menjadi daya tarik baru bagi wisatawan. Meskipun ada batasan untuk kendaraan, jembatan ini diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisata dan aktivitas ekonomi di Kota Bontang, terutama di wilayah Lok Tuan.

Faisal juga menekankan pentingnya mematuhi aturan mengenai kapasitas beban jembatan untuk mencegah kerusakan akibat penggunaan yang tidak sesuai.

“Tiangnya juga dipasang dengan jarak yang tepat, berbeda dari pembangunan jembatan sebelumnya,” tambahnya.

Dari perspektif pengembangan pariwisata, jembatan ini merupakan investasi yang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang. Namun, pemantauan dan pengelolaan yang cermat sangat diperlukan agar jembatan berfungsi sesuai harapan tanpa menimbulkan masalah di masa depan.

Faisal berharap Pemkot Bontang dapat memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai batasan penggunaan jembatan ini dan menerapkan aturan yang konsisten untuk menjaga kualitas serta keselamatan jembatan. Dengan adanya jembatan beton, diharapkan Kampung Selambai semakin dikenal dan mampu menarik lebih banyak wisatawan.

Sebagai informasi, pembangunan jembatan beton ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan Anggota Komisi V DPR RI bersama perwakilan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur pada awal Agustus 2023 lalu. (Adv)

Reporter : Ira

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply