KLAUSANEWS, SAMARINDA — Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga Dispora Kaltim, Bagus Sugiarta mengungkap akan diadakan serangkai acara pada akhir 2024, yang merupakan agenda Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) di penghujung tahun. Agenda utama diakhir 2024 yakni ajang Pekan Olahraga Paralimpik Pelajar yang akan berlansung di Stadion Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Mksud Dispora dari kegiatan ini yaitu untuk memberi peluang kepada pelajar disabilitas untuk berkompetisi dan menunjukkan kemampuan mereka dibidang olahraga, terlepas dari latar belakang atau kondisi fisiknya, dapat merasakan manfaat olahraga sebagai bagian dari pengembangan diri.
“Kami ingin semua anak, termasuk yang memiliki kebutuhan khusus, merasakan manfaat olahraga sebagai bagian dari pengembangan diri,” ungkap Bagus Sugiarta, Senin (18/11/2024).
Selain itu, ada gelaran lain seperti Festival Olahraga Tradisional, yang menampilkan berbagai permainan khas daerah panahan, BMX, ontel, break dance dan lempar pisau. Festival ini bertujuan untuk mengenalkan olahraga tradisional kepada generasi muda, sekaligus melestarikan warisan budaya lokal yang sudah ada sejak lama.
Lanjut, Bagus menjelaskan, akan diadakan juga pemilihan duta olahraga, dengan ketentuan usia 16 hingga 24 tahun. Pemilihan duta olahraga ini bertujuan untuk menjaring bakat-bakat muda yang ada di Kaltim.
“Kami berharap duta olahraga ini tidak hanya menjadi inspirasi bagi anak muda, tetapi juga dapat memotivasi mereka untuk lebih aktif berolahraga,” katanya.
Dispora Kaltim menekankan bahwa rangkaian acara yang memadukan budaya dan olahraaga ini, untuk mempererat solidaritas antar masyarakat.
Masyarakat juga diundang untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini, dengan memanfaatkan acara sebagai sarana untuk memperkuat identitas budaya sekaligus merayakan keberagaman yang ada di Kaltim.
“Terpenting adalah kolaborasi antara pemerintah, komunitas olahraga, dan pelaku seni budaya akan menjadi kunci keberhasilan acara ini,”tegasnya.
Dispora Kaltim meyakini kegiatan ini akan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya olahraga sebagai bagian dari gaya hidup sehat dan juga turut melestarikan olahraga tradisional sebagai bagian dari jati diri Kaltim.[adv/Dispora Kaltim]
Editor : Redaksi




