Bontang Fokus Bangun 5 SPPG di Pesisir, Targetkan 31 Unit untuk Pemerataan Gizi Siswa

KLAUSAMEDIA,Bontang – Pemerintah Kota Bontang terus memperluas jangkauan program pemenuhan gizi siswa dengan menargetkan pembangunan 31 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sepanjang tahun ini. Khususnya, lima unit di antaranya akan dibangun di kawasan pesisir yang selama ini sulit dijangkau.

Kepala Regional/Koordinator Wilayah Badan Gizi Nasional (BGN) Kota Bontang, Surya Dwi Saputra, mengatakan pembagian tersebut dirancang agar layanan gizi dapat menjangkau seluruh sekolah secara merata.

“Target kami 31 SPPG, dengan 26 unit di wilayah perkotaan dan 5 unit di daerah pesisir yang aksesnya masih terbatas,” ujar Surya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, pembangunan SPPG di pesisir menjadi prioritas strategis untuk menghilangkan kesenjangan pelayanan gizi antara wilayah kota dan pinggiran. Dengan demikian, siswa di daerah pesisir juga bisa mendapatkan asupan bergizi yang sama baiknya.

Secara nasional, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran Rp268 triliun dari APBN untuk program Makan Bergizi Gratis. Sekitar 93 persen dari anggaran tersebut digunakan untuk kebutuhan bahan makanan. BGN sendiri menargetkan 30.000 SPPG di seluruh Indonesia, dengan realisasi saat ini sudah mencapai 26.000 unit yang terbangun dan 24.000 unit beroperasi.

Selain fokus pada pemenuhan gizi anak, kehadiran SPPG juga diharapkan memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal. Setiap unit SPPG dapat menyerap hingga 47 tenaga kerja, serta mendorong keterlibatan pelaku UMKM dalam penyediaan bahan pangan dan operasional dapur.

“Kehadiran SPPG tidak hanya untuk gizi anak, tapi juga dapat meningkatkan perekonomian warga sekitar melalui keterlibatan UMKM,” pungkas Surya. (adv)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply