KLAUSANEWS, Bontang – Wacana pemerintah pusat menjadikan vaksin booster sebagai syarat utama mudik lebaran diprediksi akan meningkatkan animo masyarakat dalam vaksinasi tahap ke 3 tersebut.
Adi Pramana juru bicara Tim Satgas Bontang, mengatakan kebijakan tersebut akan meningkatkan partisipasi masyarakat agar segera ikut vaksin, meski kebijakan tersebut masih wacana, Yang jelas, tim vaksinasi siap membantu jika antusias masyarakat meningkat pesat, setelah aturan syarat diberlakukan.
“Karena memang selama ini kami membuka layanan vaksinasi setiap hari, seperti di Puskesmas, Klinik dan beberapa tempat lainnya,” ujarnya.
Adi mengungkapkan mengenai stok vaksin saat ini cukup melimpah, sejauh ini distribusi vaksin dari pemerintah pusat ke daerah cukup lancar, dilaporkan beberapa hari terakhir Bontang kembali mendapat distribusi 800 vial dari vaksin Polri.
Jika dihitung rata-rata 10 dosis untuk satu vial, maka total stok vaksin saat ini masih berjumlah sekitar 800 dosis.
“Untuk stok vaksin jenis sinovac, Pefizer, dan AstraZeneca aman masih. Yang susah itu sasarannya. Makanya kita kejar target terus agar stok vaksin kita tidak expired,” tuturnya.
Dari data yang dikumpulkan, cakupan vaksin booster saat ini baru mencapai 16.6 persen atau setara 25.394 penerima, dari jumlah target 152.754 penerima.
Sedangkan untuk dosis kedua, kini persentasenya mencapai 79.7 persen atau setara 121.688 penerima dan dosis pertama 132.827 penerima atau setara 87 persen. (*)
Editor : Redaksi




