Program Aku Hatinya PKK, Pekarangan Rumah jadi Warung Hidup

KLAUSANEWS – Dalam upaya meningkatkan ketahanan pangan keluarga, Tim Penggerak PKK Kota Bontang terus aktif mensosialisasikan program terkait penguatan Aku Hatinya PKK (Amalkan, Kukuhkan Halaman Asri Teratur Lidah dan Nyaman).

Seperti halnya yang dilaksanakan Tim Penggeraknya PKK Kecamatan Bontang Selatan, Kamis (09/06/2022) siang. Sosialisasi tersebut merupakan program kerja dari Kelompok Kerja (Pokja) III Tim Penggerak PKK Kecamatan Bontang Selatan. Tujuannya mengedukasi masyarakat untuk memanfaatkan pekarangan rumah dengan menanam berbagai tanaman pangan maupun tanaman obat.

Ketua Kelompok Kerja (Pokja) III Kecamatan Bontang Selatan, Nurlayla berharap ibu-ibu rumah tangga dapat memanfaatkan pekarangan rumahnya sebagai warung hidup. Warung hidup yang dimaksud adalah banyaknya tanaman pangan yang ada di area rumah tempat tinggal yang bisa dimanfaatkan setiap waktu, seperti jenis-jenis sayuran (kangkung,sawi, terong, tomat, dan tanaman bumbu-bumbu).

“ Tujuan yang utama dari kegiatan sosialisasi untuk memberikan pelatihan atau edukasi terkait memanfaatkan pekarangan rumah kita sebagai warung yang hidup, banyak tanaman-tanaman pangan yang bisa kita manfaatkan, semisal daun sop di kulkas habis,ibu-ibu bisa langsung ke pekarangan rumahnya karena ada dia ada tanam, tidak harus ke pasar lagi,” ujarnya saat ditemui redaksi klausabontang.news Kamis siang (09/06/2022).

Nurlayla juga mengungkapkan selain itu para ibu bisa mendapatkan penghasilan tambahan, karena sayur mayur bisa dijual ke tetangga atau warung yang ada di sekitar rumah tinggal.

“ Saat sudah panen bisa langsung dijual atau ditawarkan ke tetangga kita, lumayan buat nambah-nambah uang bulanan, “tambahnya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Ketahanan Pangan, Perikanan dan Pertanian (DKP3) Kota Bontang, Paestri menjelaskan untuk menghasilkan tanaman yang berkualitas, perlu diperhatikan perawatan tanaman, misalnya menjaga tanaman dari hama atau semut.

“ Saat kita menanam dan tiba waktunya untuk dipanen tanaman kita dipenuhi semut, nah menurut ibu-ibu pasti semut ini mengganggu pertumbuhan tanaman, nyatanya tidak ya. Semut tertarik dengan kotoran manis yang ditinggalkan oleh beberapa hama lain yang ada di dalam tanah, misalnya kutu putih, solusinya bisa ganti tanah dan bisa membasmi menggunakan insektisida. Cara penggunaan insektisida ini, larutkan air dengan insektisida menggunakan perbandingan 1:1, lalu dudukkan tanaman yang bersemut tadi kedalam wadah yang berisi larutan, “ jelasnya.

Reporter : Octa Fadilah

Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply