KLAUSANEWS, Kukar – Pada Senin Malam 4 November 2024 kemarin tepatnya di ballroom Rinjani hotel Lombok raya NTB Mataram diadakan rapat Kerja Nasional Rakornas II Disdukcapil Se-Indonesia yang juga dihadiri oleh kepala dinas kependudukan dan pencatatan sipil (Disdukcapil) Kuker Muhammad Riyanto dengan didampingi sekretaris Alamsyah serta kepala bidang di lingkungan disdukcapil.
Acara yang digelar oleh Ditjen Dukcapil kementrian dalam negeri Rekornas mengusung tema ‘Akurasi Data Kependudukan untuk Dukung Suksesnya Pilkada Serentak 2024 dan Percepatan Transformasi Digital Nasional.’ Yang mana tujuan dari diadakannya ini adalah untuk memperkuat kolaborasi inovasi.
Wakil menteri dalam negeri Bima Arya pun bertugas membuka acara tersebut. Beberapa tokoh pemerintah Kukar pun juga turut serta dalam acara kali ini, seperti PJ walikota Mataram, direktur utama perum Peruri, juga tentunya kepala dinas dukcapil se-Indonesia turut serta di dalamnya.
Tercatat ada sekitar 1,066 peserta yang turut hadir pada acara Rekornas II Dukcapil ini. Ada juga yang mengikuti secara daring dengan kapasitas 1000 peserta, dan disiarkan secara live di kanal YouTube milik Dukcapil Pusat.
Menurut M Iryanto, tema yang diangkat pada acara Rekornas II tahun ini pun sejalan dengan fisi misi pemerintahan baru yang berbunyi “Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.” Yang mana hal ini ditujukan untuk memastikan keakuratan data kependudukan. Rekornas juga menggarisbawahi bahwa dengan akuratnya data penduduk, maka bisa dijadikan dasar daftar pada DP4 pada pilkada mendatang yang akan dilakukan serentak pada 27 November 2024.
“Akurasi data sangat krusial dalam memastikan partisipasi warga dalam Pilkada, dan menjadi bagian penting dari percepatan transformasi digital. Ia pun mengatakan bahwa DP4 di Kukar telah diperbarui secara berkala agar siap digunakan dalam pemilu ini, sesuai arahan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran untuk mencapai Indonesia yang lebih digital, inklusif, dan akurat,” ucap Iryanto.
Digitalisasi juga menjadi kunci sebagai upaya mengatasi tantangan global dan domestik, seperti masalah iklim, konflik geopolitik ataupun demografi terbatas. Oleh sebab itu penting untuk memastikan keakuratan data kependudukan sebagai langkah tranformasi digital.
Acara Rekornas II ini pun akan terus berlangsung selama 3 hari dengan beberapa agenda utama di dalamnya, salah satunya adalah pembukaan Rekornas oleh menteri dalam negeri atau Mendagri. Yang mana dalam pembukaan ini akan disampaikan beberapa materi di antaranya adalah untuk menyamakan langkah dari Disdukcapil sebagai upaya dalam mencapai target nasional. Sehingga bisa menjadi kesempatan baru dalam mengintegrasikan data kependudukan dengan sistem APBE, juga dengan adanya portal-portal pemerintah seperti INApass, INAku, dan INAgov. Dengan adanya portal tersebut, maka masyarakat akan lebih mudah dalam mengakses layanan publik.
Dengan data kependudukan yang akurat, maka pemerintah pun akan lebih mudah dalam memberikan layanan kepada masyarakat.
“Alhamdulillah Disdukcapil Kukar sudah jemput bola melaksanakan apa yang sudah diprogramkan sesuai dengan arahan dari Kemendagri Pusat walaupun dengan keterbatasan aparatur,” sambung Muhammad Iryanto.
Penulis: Nikmaturrahmaniya




