Rakor TP PKK Kukar 2024 Resmi Ditutup, Program Unggulan Jadi Sorotan

KLAUSANEWS, TENGGARONG – Penjabat Sementara (Pjs) Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Kutai Kartanegara, dr. Eryariyatin Bambang Arwanto, menutup Rapat Koordinasi (Rakor) TP PKK Kukar Tahun 2024. Acara ini digelar di Mulawarman Ballroom, Hotel Grand Elty, Tenggarong, Kamis (8/11), dan dihadiri perwakilan TP PKK dari seluruh kecamatan di Kukar.

Dalam pidatonya, dr. Eryariyatin menyoroti pentingnya peran TP PKK sebagai mitra pemerintah dalam membangun kesejahteraan masyarakat.

“PKK tidak hanya berfungsi sebagai pendukung, tetapi juga sebagai penggerak utama yang berperan dalam perencanaan, pelaksanaan, hingga pengawasan program. Ini semua bertujuan untuk mewujudkan keluarga sejahtera,” katanya. Acara penutupan Rakor TP PKK Kukar kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran tersebut.

Peran Strategis TP PKK dalam Pembangunan Masyarakat

TP PKK di semua tingkatan, mulai dari kabupaten hingga desa, memiliki tanggung jawab besar dalam membangun keluarga sebagai unit terkecil masyarakat. Dengan mengimplementasikan 10 Program Pokok PKK, mulai dari penghayatan Pancasila hingga perencanaan sehat, organisasi ini berupaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi yang beriman, berdaya, dan mandiri.

“Keluarga adalah inti dari pembangunan bangsa. Melalui Rakor ini, kita menegaskan kembali komitmen untuk membina keluarga yang harmonis dan produktif,” ujar dr. Eryariyatin.

Kegiatan Rakor TP PKK Kukar menjadi wadah untuk berbagi pengalaman dan menyelaraskan langkah agar program-program PKK dapat diimplementasikan secara optimal.

Penandatanganan Kontrak dan Presentasi Program Inovatif

Ketua Panitia, Sri Novi Hartati, menyampaikan bahwa Rakor yang berlangsung selama tiga hari ini diisi dengan berbagai kegiatan strategis. Salah satu momen penting adalah penandatanganan kontrak pemberian makanan bergizi (PMB) Swakelola Tipe 4 antara TP PKK dari 20 kecamatan dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar.

Selain itu, berbagai hasil studi tiru juga dipresentasikan, seperti model Desa PAAREDI dari Mataram, program UP2K dari Semarang, hingga Posyandu di Desa Lebak, Banten. Setiap kecamatan memaparkan program unggulan masing-masing, seperti Dasa Wisma dari Kecamatan Loa Janan dan PHBS dari Kecamatan Samboja Barat.

Dengan ditutupnya Rakor ini, dr. Eryariyatin berharap TP PKK Kukar semakin solid dan inovatif dalam menjalankan program. “Semoga melalui acara Rakor TP PKK Kukar, kita dapat terus bersinergi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply