KLAUSANEWS – Kondisi turap di Jalan Pongtiku, RT 03 Kelurahan Kanaan, Kecamatan Bontang Barat ambrol, menyebabkan tanah sekitarnya longsong. Warga setempat mengkhawatirkan longsor semakin membesar sehingga bisa berdampak ke rumah warga yang berada di atasnya.
Pengurus Rukun Tetangga (RT) 03 Kelurahan Kanaan, Reni Apriani mengatakan kerusakan turap jika tidak segera diperbaiki bisa sangat berbahaya dan menimbulkan korban jiwa. Selain itu, akses jalan terganggu, karena sebagian longsoran tanah sudah menutupi sebagian jalan.
“ Itu diatas bukitnya kan ada rumah warga, kalau longsong makin besar, sangat berbahaya, rumahnya bisa kena, belum lagi jalan ini bisa tertutup. Ini adalah jalan akses untuk beraktivitas, sebenarnya masih ada jalan lain, tetapi lebih jauh lagi, harus mutar. Untuk pengajuan ke dinas terkait juga sudah diajukan, katanya tahun ini mau diperbaiki, ini kami masih nunggu, “ katanya.
Reni berharap keseriusan pemerintah untuk memperbaiki, agar terlaksana di tahun 2022 ini. Dikatakan sebelumnya warga sudah melakukan inisiatif untuk penurapan dengan tujuan lahan tidak amblas tetapi cara ini tidak cukup membantu, yang ada amblasnya makin parah dan dikhawatirkan bebatuannya akan turun kejalan dan mengganggu aktivitas warga saat melintas.
“ Semoga hal ini benar-benar diperhatikan , agar kerusakan tidak tambah parah dan tidak menimbulkan korban nantinya, ” harapnya.
Dari keterangan warga sekitar, kondisi tersebut sudah terjadi sejak setahun lalu, namun awalnya hanya retak sedikit, tapi akibat diguyur hujan dan tidak ada perbaikan, hingga kerusakan turap meluas.
“ Awalnya retak kecil aja, tapi lama kelamaan, apalagi kena hujan, maka semakin besar longsornya,” keluh salah seorang warga.
Sementara itu menanggapi kejadian ini, Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina mengatakan akan dilakukan penanggulangan secepatnya dan akan diusulkan segera soal anggara, guna perbaikan lahan segera direalisasikan.
“ Akan kami usulkan untuk anggaranya,biar cepat diperbaiki. Sangat bahaya sekali jika ditinjau, tapi selama ini tidak ada tindak lanjutan, “ ungkap Amir saat melakukan kunjungan kerja lapangan, Senin (13/06/2022).
Dikonfirmasi, Bambang Permadi, Jafung Teknik Pengaliran Ahli Muda, PUPRK menjelaskan persoalan rusaknya turap dan longsing di Jalan Pongtiku tersebut baru diketahui saat kunjungan ini (13/06) meski begitu Ia menyakini perbaikan bisa segera dilakukan dengan supporting dana dari aspirasi anggota DPRD Bontang.
“ Kalau yang disini (RT 03) kita juga baru lihat, tapi nggak masalah, ini diselesaikan pakai dana pokir (pokok pikiran) dewan juga bisa selesai, Rp 200 juta sudah cukup,” jelasnya.
Reporter : Octa Fadilah
Editor : APL




