KLAUSANEWS, Sangatta – Tingkatkan kualitas pendidikan di seluruh daerah, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengambil langkah utama yakni mengimplementasikan metode kurikulum merdeka berbasis proyek dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemdikbud Ristek)
Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setkab Kutim, Poniso Suryo Renggono menuturkan pendidikan memiliki peranan penting dalam menjaga dan melanjutkan keberlangsungan pembangunan di Indonesia setelah merdeka. Baik pendidikan dalam bentuk formal maupun pendidikan non formal.
“Pendidikan juga menanamkan tata nilai akhlak mulia norma dan cita-cita tingkah laku dan aspirasi yang selalu berkaitan baik secara langsung maupun tidak langsung dengan kepentingan pembangunan bangsa khususnya pembangunan sumber daya manusia,” tuturnya.
Bentuk apresiasi juga Poniso berikan kepada Disdikbud Kaltim yang telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) untuk seluruh pengawas sekolah, sehingga wawasan serta pengetahuan yang didapatkan mampu meningkatkan mutu sekolah yang ada di Kutim.
“Saya berharap hal ini diimbangi dengan ilmu pengetahuan yang berimbang. Jangan sampai para pengawas ini nantinya malah kalah, dengan yang diawasi,” kata Asisten I Pemerintah dan Kesra Setkab Kutim, Poniso Suryo Renggono.
Sebelumnya, Plt Kadisdik Irma Yuwinda menyebutkan bahwa bimtek berlangsung pada 23-24 Oktober 2022. Dengan tema ‘Penguatan Kapasitas Pengawas Sebagai Narasumber In House Training Merdeka Belajar’.
“Ini juga merupakan penerapan implementasi Kurikulum Merdeka, sekaligus penguatan kapasitas para pengawas sekolah,” ujarnya.(*)(ADV/DISDIKBUDKALTIM)
Editor : APL




