KLAUSANEWS, Bontang- Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Provinsi Kalimantan Timur komitmen untuk melakukan pengembangan mutu Pendidikan sekolah luar biasa (SLB). Hal ini terus diupayakan agar nantinya anak berkebutuhan khusus dapat menuai pendidikan dengan aman dan nyaman, layaknya anak pada umumnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdik) Kaltim, Muhammad Kurniawan menyebutkan tujuanya ialah meningkatkan kompetensi mutu pendidikan, tak hanya mutu pendidikan saja, peningkatan kompetensi tenaga pendidik juga dilakukan, sebab guru menjadi pelopor utama dalam hal memberikan pendidikan untuk mengajari anak berkebutuhan khusus, sehingga dibutuhkan guru yang memiliki kompetensi yang baik dalam melakukan penyusunan instrumen penilaian hasil belajar sampai pengolahan nilainya terlebih penilaian bagi anak berkebutuhan khusus tersebut.
“Dengan kompetensi yang baik dalam menyusun dan mengolah hasil penilaian diharapkan nilai-nilai hasil belajar yang ditetapkan guru menjadi penilaian hasil belajar yang objektif, akuntabel dan informatif baik bagi peserta didik, orang tua, masyarakat maupun bagi guru itu sendiri, “ kata Kadisdik Kaltim Muhammad Kurniawan.
Adapun sasaran dalam kegiatan ini, yakni seluruh tenaga pendidik SLB Negeri maupun SLB Swasta yang diikuti oleh 34 SLB se- Kaltim dengan jumlah total peserta Guru berkisar 50 orang.
“50 perseta dari 34 SLB, 11 SLB Negeri dan 23 SLB Swasta, dalam kegiatan ini seluruh peserta Bimbingan Teknis (Bimtek) nantinya akan kita nilai raport mereka dari hasil pembelajaran, intinya dalam kegiatan ini melakukan penilaian dan melakukan evaluasi, dengan adanya kegiatan ini, saya harap nantinya akan ada peningkatan, sehingga ada hasil yang bagus dari peserta didiknya dengan kompetensi yang dimiliki masing-masing, “ (ADV/DISDIKBUDKALTIM)
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL




