KLAUSANEWS,Bontang- Tim Penggerak PKK Bontang mengajak seluruh stakeholder untuk belajar dari Kabupaten Sumedang yang telah sukses melakukan penanganan angka stunting melalui aplikasi By Name By Address (BNBA)
Diketahui, angka stunting di Kota Sumedang mengalami penurunan dari 41 persen menjadi 8 persen.
“Perlu diketahui bersama bahwa angkat stunting di Kota Bontang saat ini masih sebanyak 21 persen dan itu masih cukup tinggi,”ucapnya Ketua TP – PKK, Hapidah saat sambutannya di kegiatan Aksi Cegah Stunting di Kelurahan Belimbing Sabtu (18/03/2023).
Dikatakan, Hapidah pihaknya telah melakukan kunjungan di Kota Sumedang, Jawa Barat melihat kegiatan – kegiatan di sana untuk mewujudkan penurunan angka stunting.
“Beberapa hari lalu kami kunjungan ke Sumedang, diketahui bersama angka stunting di sana sebelumnya sebanyak 41 % akhirnya bisa menurun menjadi 8 %,”katanya.
Dijelaskan, Hapidah turunya angka stunting di Kota Sumedang itu menggunakan aplikasi yang bernama By name By Address (BNBA), seluruh kader ikut bergerak serta melaporkan tumbuh kembang anak.
“Sumedang berhasil menurunkan angka stunting di kotanya dengan cara menggunakan aplikasi, semua kadernya juga ikut bergerak melaporkan semua tumbuh kembang balita baduta dan lain sebagainya,”jelasnya.
Hapidah membeberkan berdasarkan target nasional angka stunting diwajibkan menurunkan hingga di angka 14 %. Saat ini, beberapa dinas terkait diantaranya Diskominfo bersama Dinkes akan bekerjasama untuk menerapkan dari aplikasi tersebut demi mewujudkan penurunan stunting.
“Mudah-mudahan saja ketika nanti teman-teman yang belajar ke Sumedang untuk membuat aplikasi insyaallah tahun ini sudah ada,”ujarnya.
Menurut, Hapidah bahwa apabila orang tua dari balita, baduta tidak rutin melakukan pengecekan dengan cara pemeriksaan rutin seperti menimbang berat badan ke posyandu terdekat. Hal itu tidak bisa terpantau.
“Sebenarnya yang membuat data kita sampai 21 % itu karena penimbangan anak dan pemeriksaan lainnya tidak lakukan secara rutin,”menurutnya.
Ditambahkan, Hapidah bahwa peran seluruh masyarakat juga sangat dibutuhkan untuk dukung penurunan angka stunting di Kota Bontang agar bisa tercapai.
“Mohon dukungannya semua masyarakat di Bontang untuk memantau anak-anak kita agar tidak stunting,”tutupnya.
Reporter: Amel
Editor: APL




