8 Kebiasaan Buruk dalam Membersihkan Rumah yang Tidak Disadari

KLAUSANEWS  – Membersihkan rumah secara rutin penting dilakukan agar rumah tetap sehat dan nyaman. Untuk dapat membersihkan rumah secara optimal, diperlukan langkah dan cara pembersihan yang tepat.

Namun, terdapat sejumlah kebiasaan buruk saat membersihkan rumah yang terkadang tidak disadari dan mungkin telah dilakukan sejak lama. Kebiasaan-kebiasaan tersebut dapat menyebabkan pembersihan kurang efektif dan menyeluruh.

Dilansir Reader’s Digest, Minggu (7/5/2023) berikut ini 7 kebiasaan buruk dalam membersihkan rumah yang sebaiknya dihentikan dan dihindari.

1. Menyemprotkan disinfektan dan segera menyekanya Karina

eff dari MaxiMais mengatakan, sebagian besar disinfektan rumah tangga memiliki waktu tunggu selama 3-10 menit agar benar-benar dapat mendisinfeksi. Ikuti petunjuk pada label produk.

Perhatikan juga bahwa penting untuk menghilangkan kotoran dari permukaan dengan kain mikrofiber sebelum mendisinfeksi, katanya.

2. Menggunakan spons yang kotor Spons yang kotor hanya akan menyebarkan kotoran. Brian Sansoni dari American Cleaning Institute mengatakan, spons mungkin adalah benda paling kotor di rumah. Ia menyarankan untuk mengganti spons secara teratur agar Anda tidak memindahkan kuman secara tidak sengaja saat membersihkan piring dan permukaan lainnya.

3. Menggosok noda karpet yang masih baru Sebaiknya hindari menggosok noda ketika terdapat tumpahan pada karpet.

Menggosok noda dapat menekan noda lebih dalam ke serat karpet. Seka area tersebut dengan lembut untuk mengangkat noda sebanyak mungkin, hingga noda mengering sebelum membersihkannya dengan penghilang noda.

4. Menggunakan kain yang sama untuk membersihkan semua ruangan Anda mungkin ingin menghemat waktu dan bahan dengan cara mengguankan kain yang sama untuk ruangan-ruangan lain.

Namun, hal ini akan membuat Anda menyebarkan kotoran dari satu tempat ke tempat lain. Sebaiknya, siapkan kain bersih untuk setiap ruangan di rumah.

5. Lupa membersihkan gagang dan kenop di dapur Gagang dan kenop merupakan bagian yang terkadang terlupakan saat membersihkan dapur. Padahal, area-area tersebut dapat mengumpulkan minyak, kotoran, debu dan bakteri.

Diane Regalbuto dari Too Little Time Lifestyle menyarankan untuk menggunakan pembersih rumah tangga atau air sabun untuk membersihkannya dan mengelapnya hingga kering untuk menghilangkan noda air.

6. Tidak membersihkan sakelar lampu Sakelar lampu merupakan tempat lain yang terkadang terlupakan saat dibersihkan.

Area ini dapat mengumpulkan banyak kuman. Sakelar lampu juga dapat terlihat kotor karena sering disentuh. Bersihkan sakelar seminggu sekali dan tingkatkan frekuensinya jika Anda atau anggota keluarga Anda sakit, tutur Regalbuto. Anda dapat menggunakan tisu antibakteri atau tisu disinfektan untuk membersihkannya.

7. Menggunakan terlalu banyak deterjen Sansoni mengatakan, menggunakan terlalu banyak deterjen tidak hanya membuang-buang produk, tetapi juga dapat meninggalkan residu pada pakaian, bukannya membersihkannya. Periksa label deterjen dengan cermat dan ikuti pentunjuknya untuk penggunaan deterjen yang tepat.

8. Mengabaikan microwave Karena tidak terlihat, bagian dalam microwave terkadang terlupakan untuk dibersihkan. Sebaiknya, bersihkan microwave setiap kali selesai menggunakannya dengan cara mengelap.

Namun, jika Anda mendapatinya kering dan kotor, Regalbuto menyarankan untuk menggunakan lemon dan cuka.

Letakkan mangkuk di dalamnya dengan air lemon, air, dan cuka, lalu nyalakan microwave selama dua menit untuk mengukusnya. Setelah itu, seka bagian dalamnya dengan kain lembap, ujar Regalbuto. Pastikan juga untuk membersihkan tombol-tombol pada bagian luar.(kompas)

Editor : Redaksi


Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply