Silaturahmi Ketua DPRD Kukar dengan Komunitas Trail Jadi Momentum Aspirasi dan Harapan

KLAUSANEWS, KUKAR – Kesibukan tak menjadi alasan bagi Ketua DPRD Kutai Kartanegara, Junaidi, S.Sos., M.Si., untuk menyempatkan diri bertemu dengan komunitas-komunitas di daerahnya. Pada 16 November 2024, bersama Hairenra, SE, anggota DPRD Kukar, Junaidi hadir dalam acara silaturahmi dengan Komunitas Trail Adventure Kabupaten Kutai Kartanegara yang berlangsung di sebuah kafe di Tenggarong.

Acara ini tak sekadar menjadi ajang pertemuan, tetapi juga wadah berdialog dengan para penggiat olahraga motor trail. Sebanyak 25 klub trail dari 20 kecamatan di Kutai Kartanegara turut serta, seperti RTR Tenggarong, Sultan 13, Cleopatra Muara Badak, Biawak, Zetkura, dan banyak lagi.

Trail Sebagai Wadah Aspirasi dan Pemberdayaan Anak Muda

Junaidi mengapresiasi keberadaan komunitas trail sebagai ruang positif bagi generasi muda. “Dengan komunitas trail di setiap kecamatan, ini menjadi wadah bagi anak-anak muda menyalurkan hobi sekaligus menjauhkan mereka dari hal-hal negatif, seperti narkoba, minuman keras, dan balapan liar di jalan raya,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia menyoroti bagaimana motor trail dapat menjangkau wilayah-wilayah terpencil yang sulit diakses, sekaligus membuka potensi daerah yang sebelumnya kurang terjamah. “Trail adalah simbol semangat dan keterhubungan kita dengan pelosok daerah,” tambahnya.

Aspirasi untuk Kemajuan Trail di Kukar

Dalam dialog tersebut, sejumlah masukan penting disampaikan oleh komunitas, seperti perlunya sirkuit bertaraf internasional, program sertifikasi untuk atlet trail, hingga minimnya event yang mengakomodasi penggemar olahraga ini.

“Event trail tak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga berperan besar dalam menghidupkan pariwisata dan mendorong kemajuan UMKM lokal di sekitar lokasi penyelenggaraan,” ungkap Junaidi.

Komitmen DPRD untuk Menindaklanjuti Aspirasi

Menanggapi berbagai masukan, Junaidi menegaskan komitmennya untuk menjadikan aspirasi komunitas trail sebagai prioritas kerja DPRD. “Apa yang kita dengar malam ini akan menjadi catatan penting. Kami akan mengupayakan pembangunan fasilitas olahraga, pembinaan SDM, hingga mempercepat pembangunan di Kukar melalui olahraga trail ini,” tuturnya.

Acara malam itu meninggalkan kesan mendalam bagi semua yang hadir. Bagi komunitas trail, ini bukan hanya pertemuan biasa, tetapi simbol pengakuan terhadap peran mereka dalam membangun Kutai Kartanegara. Sementara bagi pemerintah, ini adalah peluang emas untuk bersinergi dengan masyarakat demi mendorong perubahan positif.

Penulis : Meta Mellinda

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply