KLAUSAMEDIA, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengajak seluruh guru untuk semakin menyadari peran strategisnya sebagai pembentuk karakter generasi muda. Hal itu disampaikan saat menghadiri Halal Bihalal Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Auditorium Tigadimensi, Rabu (15/4/2026).
Menurut Neni, di tengah perkembangan zaman yang semakin kompleks, guru bukan lagi sekadar penyampai ilmu, melainkan teladan dan pembimbing utama dalam membentuk kepribadian anak didik.
“Guru adalah arsitek masa depan bangsa. Setiap nilai, sikap, dan teladan yang diberikan akan membentuk karakter anak-anak kita jauh setelah mereka lulus sekolah,” ujar Neni.
Ia menambahkan bahwa tantangan pendidikan saat ini tidak hanya soal nilai akademik, tetapi juga bagaimana menghadapi berbagai pengaruh sosial, teknologi, dan perubahan perilaku yang begitu cepat. Oleh karena itu, guru perlu terus meningkatkan kompetensi dan kepekaan terhadap keunikan setiap siswa.
“Setiap anak punya potensi dan kelebihan masing-masing. Guru yang hebat adalah yang mampu menemukan, mengasah, dan mengarahkan potensi itu dengan penuh kasih sayang dan tanggung jawab,” tegasnya.
Neni juga menekankan pentingnya semangat kebersamaan yang tercipta di momentum Halal Bihalal. Ia mengajak para guru untuk saling menguatkan, menjaga profesionalisme, serta terus berkomitmen meningkatkan kualitas pendidikan di Bontang.
“Saya harap melalui silaturahmi ini, kita semua semakin solid. Mari kita jaga integritas dan semangat mengabdi, karena investasi terbaik kita untuk masa depan adalah pendidikan yang berkarakter,” pungkas Neni.
Kegiatan ini menjadi ajang refleksi sekaligus penyegaran semangat bagi para guru PGRI untuk terus berkontribusi mencetak generasi muda Bontang yang berakhlak mulia, berprestasi, dan siap menghadapi tantangan zaman. (Adv)
Editor : Redaksi




