Neni Dorong Shalat Duha Jadi Pembiasaan Karakter Siswa, Disdik Diminta Rutin Sidak ke Sekolah

KLAUSAMEDIA, BONTANG – Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mendorong agar program salat Duha berjamaah tidak hanya menjadi rutinitas, melainkan benar-benar membentuk karakter siswa di seluruh sekolah se-Kota Bontang.

Untuk memastikan program tersebut berjalan konsisten dan bermakna, Neni meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) secara rutin ke sekolah-sekolah.

“Saya minta kepala dinas rajin turun ke sekolah. Anak-anak dan guru pasti senang kalau ada pejabat dinas yang datang langsung melihat kegiatan mereka,” ujar Neni.

Menurutnya, kehadiran pejabat dinas di lapangan bukan sekadar pengawasan, melainkan juga bentuk dukungan dan motivasi bagi siswa serta guru. Dengan monitoring yang rutin, diharapkan program salat Duha dapat dilaksanakan dengan disiplin dan penuh kesadaran di setiap sekolah.

Neni menegaskan bahwa salat Duha merupakan salah satu sarana efektif membangun karakter siswa, seperti membiasakan disiplin, sabar, syukur, dan kedekatan dengan Tuhan sejak dini.

“Ini bukan sekadar program ibadah, tapi investasi jangka panjang untuk membentuk generasi yang berakhlak mulia,” tegasnya.

Ia berharap melalui pengawasan yang intensif dan sinergi yang baik antara dinas, kepala sekolah, serta guru, pembiasaan salat Duha dapat menjadi budaya positif yang melekat di seluruh satuan pendidikan Kota Bontang. (Adv)

Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply