KLAUSAMEDIA, BONTANG – Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam meningkatkan mutu pendidikan dan meringankan beban orang tua wali murid kembali dibuktikan. Menjelang Tahun Ajaran Baru 2026/2027, Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) tengah merampungkan pengadaan hampir 30 ribu paket seragam sekolah gratis untuk siswa baru di jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Langkah konkret ini diambil sebagai bagian dari program prioritas daerah untuk memastikan seluruh anak usia sekolah di Kota Taman dapat mengecap pendidikan dengan fasilitas yang memadai tanpa terkendala biaya perlengkapan.
Sekretaris Disdikbud Kota Bontang, Saparuddin, menjelaskan bahwa alokasi puluhan ribu seragam tersebut dibagi secara proporsional untuk memenuhi kebutuhan siswa baru di dua jenjang pendidikan tersebut.
“Pemerintah menyiapkan kurang lebih 30 ribu seragam sekolah gratis. Rinciannya, sebanyak 19.970 stel seragam disiapkan untuk siswa SD dan 9.850 stel untuk siswa SMP. Insya Allah, proses pengerjaan selesai tepat waktu,” ujar Saparuddin saat ditemui beberapa waktu lalu.
Wali kota Bontang, Neni Moernaeni dalam kesempatan berbeda memastikan keterlibatan penjahit lokal dalam mengadaan seragam gratis untuk pelajar Bontang. “Pemkot sudah berkerjasama dengan penjahit lokal. Seragam dijahit langsung agar ukurannya sesuai dengan anak-anak,” ungkap Neni (15/06/2026).
Sebagai informasi program intervensi pendidikan ini tidak hanya menyasar pakaian seragam harian siswa. Guna memberikan dukungan yang menyeluruh, Pemkot Bontang juga menyertakan paket perlengkapan sekolah esensial lainnya. Setiap siswa baru yang terdaftar nantinya akan menerima paket lengkap berupa, stelan seragam sekolah (sesuai jenjang) tas sekolah, sepatu sekolah dan buku tulis.
“Seluruh paket bantuan disiapkan untuk mendukung kebutuhan siswa baru saat memasuki tahun ajaran baru. Kami ingin memastikan anak-anak kita datang ke sekolah dengan rasa percaya diri dan semangat belajar yang tinggi,” tambah Saparuddin.
Target Distribusi Tepat Waktu
Saat ini, Disdikbud Kota Bontang terus mengawal dan memonitor ketat proses produksi agar berjalan sesuai dengan linimasa yang telah ditentukan. Target utamanya adalah seluruh bantuan sudah terdistribusi ke tangan siswa sebelum hari pertama masuk sekolah dimulai.
Dengan adanya program seragam dan perlengkapan gratis ini, Pemkot Bontang berharap dapat menekan angka putus sekolah, meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), sekaligus menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di sektor pendidikan. (Adv)
Editor : Redaksi




