KLAUSAMEDIA, BONTANG – Momentum pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepemudaan dimanfaatkan secara maksimal oleh sejumlah organisasi kepemudaan untuk menyuarakan aspirasi mereka. Salah satu usulan krusial datang dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Bontang yang mendesak agar Gedung Graha Pemuda dikembalikan pada fungsi awalnya sebagai pusat aktivitas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP).
Ketua KNPI Bontang, Indra Wijaya, menegaskan bahwa keberadaan Graha Pemuda sangat vital sebagai ruang bersama untuk berdiskusi, berkumpul, dan merancang berbagai program kepemudaan di Kota Bontang.
Melalui payung hukum Raperda Kepemudaan yang tengah digodok ini, KNPI berharap Pemerintah Kota Bontang bisa menyerahkan kembali pemanfaatan gedung tersebut kepada para pemuda.
“Kami sangat mengapresiasi inisiatif DPRD Bontang dalam menyusun Perda Kepemudaan ini. Namun, salah satu usulan utama kami adalah mengembalikan fungsi Gedung Graha Pemuda bagi seluruh organisasi kepemudaan di Bontang,” ujar Indra dalam forum konsultasi publik yang digelar di ruang rapat DPRD Bontang, Senin (13/7/2026).
Senada dengan KNPI, dukungan serupa juga disuarakan oleh Supiansyah selaku pengurus Himpunan Mahasiswa Bontang (HMB). Ia menilai tersedianya fasilitas khusus yang representatif akan membuat pembinaan generasi muda berjalan jauh lebih optimal. Gedung tersebut nantinya bisa beroperasi penuh sebagai wadah pelatihan, diskusi, hingga inkubator program yang mendukung keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah.
“HMB mendorong penuh agar peruntukan Graha Pemuda dikembalikan seperti tujuan awal pembangunannya, yaitu sebagai rumah bagi organisasi kepemudaan,” tegas Supiansyah.
Merespons tuntutan tersebut, Ketua Komisi B DPRD Bontang, Rustam, memastikan bahwa masukan mengenai pengalihan fungsi Graha Pemuda akan ditampung. Aspirasi ini bakal menjadi materi penting dalam pembahasan draf Raperda sebelum nantinya disahkan menjadi regulasi resmi.
“Terkait hal ini, DPRD Bontang akan segera melakukan koordinasi dan konsultasi lebih lanjut dengan pemerintah daerah,” kata Rustam.
Sebagai catatan, Gedung Graha Pemuda pada awalnya memang dibangun khusus untuk memfasilitasi seluruh kegiatan kepemudaan di Bontang. Akan tetapi, seiring waktu, fungsi bangunan tersebut bergeser dan saat ini digunakan sebagai kantor Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Dispoparekraf) Kota Bontang. (*)
Editor : Redaksi




