KLAUSANEWS, Bontang – Upaya penurunan kasus stunting terus dilakukan Pemerintahan Kota (Pemkot) Bontang dengan menyusun strategi program, satu diantaranya yakni Pemberian Makanan Tambahan (PMT) yang disasar untuk Balita di seluruh Kelurahan Kota Bontang. Seperti yang rutin melaksanakan yakni Kelurahan Belimbing, Kecamatan Bontang Barat.
Hal ini diungkapkan, Lurah Belimbing, Dwi Andriyanti saat dikonfirmasi redaksi klausabontang.news Senin (07/11/2022), Ia mengatakan PMT salah satu upaya pencegahan stunting dengan menu makanan yang fokus pada skema B2SA.
“Bergizi, Beragam, Seimbang, dan Aman (B2SA), makanan yang diberikan ialah makanan yang bergizi dan sesuai dengan Dinas Kesehatan Kota Bontang, hal ini sengaja dilakukan untuk memenuhi kecukupan gizi yang telah diperoleh balita dari makanan sehari-hari yang diberikan oleh ibu mereka, “ kata Lurah Belimbing, Dwi Andriyanti.
Disinggung perihal anggaran dana, Dwi menyebutkan kisaran Rp 1 Juta dan dana tersebut didapatkan dari stimun Rukun Tetangga (RT) yang berfokus kepada seluruh balita khususnya yang ada di Kelurahan Belimbing.
“Ini komitmen kita bersama dalam mencegah dan menurunkan angka stunting yang cukup tinggi di Kota Bontang, “ sebutnya.
Lebih lanjut Ia berharap program ini akan terus berkelanjutan guna menciptakan Kelurahan Belimbing bebas dari stunting.
“Untuk pemilihan proteinnya, kami optimalkan ikan lengkap dengan buah- buah segar yang siap santap, “ lanjutnya.
Diketahui PMT di Kelurahan Belimbing bukan pertama kalinya menyelenggarakan, sebelumnya telah terselenggara di beberapa waktu lalu yakni di TK Al- Ikhsan , TK Kuncup Melati, TK Yabis, TK Alam Baiturrahman.
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL




