Optimis Stunting Capai 14 Persen, Wali Kota Launching Gerakan Makan Ikan di Gunung Elai

KLAUSANEWS,Bontang – Penurunan angka stunting di Kota Bontang menjadi salah satu fokus kerja pemerintah Kota saat ini. Wali Kota Bontang, Basri Rase optimis angka stunting di Bontang bisa mencapai 14 persen secara nasional pada tahun 2024.

Wujud nyata upaya pencegahan stunting,
Walikota Bontang, Basri Rase resmi launching Gerakan Makan Ikan cegah stunting di BPU Kelurahan Gunung Elai, Senin (06/03/23).

” Saya optimis, stunting di Bontang bisa turun ke angka 14 persen. Stunting di Kota Bontang saat ini berada di angka 22,16 %, melalui gerakan makan ikan, semoga anak – anak kita bisa ternutrisi karena ikan ini protein hewani nabati proteinnya banyak,”ucap Basri saat sambutannya.

Dikatakan, Basri Rase bahwa tumbuh kembang anak bisa dilatih agar tidak menjadi stunting dengan pemberian makanan yang bergizi dan bernutrisi.

“Anak-anak Paud ini adalah masa depan kita, 20 tahun yang akan datang nanti bakalan menjadi generasi baru. Apabila anak ini diberi asupan yang seimbang bernutrisi insyaallah bisa menjadi generasi penerus,” katanya.

Wali Kota Bontang, Basri mengharapkan melalui program Gerakan Makan Ikan di Kelurahan Gunung Elai dapat melatih tumbuh kembang hingga dewasa kelak.

“Semoga anak-anak kita ini bisa bertumbuh dengan baik sampai dewasa nanti, melalui program dari gerakan makan ikan ini,” tutupnya.

Lurah, Kelurahan Gunung Elai, Sulistyo menyampaikan bahwa program Gerakan Makan Ikan ini sebagai tindak lanjut dari rembugan stunting pada Februari lalu.

Diketahui, dari hasil rembug stunting tersebut didapati sebanyak 63 anak yang terdeteksi stunting.

“Akhirnya launching Gerakan makan ikan ini indak lanjut dari rembuh stunting di bulan dua. Oleh sebab itu, karena kami punya catatan terdapat 63 yang terdeteksi stunting,”ungkapnya.

Dijelaskan, Sulistyo bahwa pihaknya mengundang paud sebanyak 150 peserta. Terhitung pada masing-masing Paud membawa muridnya 10 orang.

“Gerakan makan ikan untuk mencegah stunting pesertanya 150, setiap paud mengirimkan 10 siswa. kegiatan ini juga dirangkai untuk anak-anak dengan mewarnai dan lain-lain,” tutupnya.

Reporter: Zara
Editor: APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply