KLAUSANEWS, Bontang – Indonesia sebagai bangsa yang berpegang pada Pancasila sebagai prinsip panduannya yang benar-benar dijadikan sebagai acuan dasar hukum dan dasar moral dalam penyelenggaraan bernegara, menegaskan bahwa sebagai ideologi, Pancasila perlu disosialisasikan agar benar-benar dipahami oleh masyarakat
Indonesia khususnya generasi muda sebagai landasan filosofis bangsa Indonesia
dalam mempertahankan eksistensi dan mengembangkan dirinya menjadi bangsa
yang sejahtera dan modern.
Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang konsen untuk mengajak masyarakat menumbuhkan rasa kecintaan terhadap Pancasila dengan menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek), 24 -25 Januari 2024.
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sigit Alfian mengatakan bimtek ini diadakan dengan tema ‘Meningkatkan sumber daya manusia (SDM) pelopor pancasila untuk Kota Bontang khususnya kepada anak muda sekarang yang mungkin sudah tidak begitu peduli terhadap pancasila’.
“Budaya pancasila sekarang sudah mulai tenggelam bahkan anak milenial sekarang pun ada yang tidak mengenal sama sekali pancasila maka dari itu saya hadirkan bimtek ini,” ucap Sigit.
Lebih lanjut Sigit mengatakan bimtek ini diisi dengan materi dari narasumber yang telah disiapkan oleh Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) termasuk Didi Ariyanto staf ahli pembangunan dan hukum.
Didi Ariyanto membawa materi ideologi sosial budaya dan agama dan pemateri lainnya yang diundang secara langsung dari kabupaten Badung, Bali yaitu Kepala Kesbangpol Kabupaten Badung I Nyoman Suwendi dan Kepala Komisi Pemilihan Umum Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra.
“Kenapa bimtek ini materinya juga terkait pemilu, kita juga perlu edukasi lebih terhadap masyarakat terutama anak milenial sekarang yang masih begitu cuek dengan dua hal ini Pancasila dan Pemilu,”ucapnya.
Ia juga mengatakan Kota Bontang sudah menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) bersama Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) terkait Kota Bontang menjadi kota Pancasila sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam menjaga Indonesia dan masyarakat mampu mendirikan Pancasila di Kota Bontang.
“Kita sudah mendeklarasikan sebagai kota pancasila, berikan pemahaman dan wawasan kebangsaan termasuk Pancasila, UUD 1945, NKRI, Bhineka Tunggal Ika, dengan harapan masyarakat mampu menjadi tutor, pengarah bahkan mendirikan pancasila di kota Bontang,”tutupnya.
Reporter: Desty NA
Editor: APL




