KLAUSANEWS, Bontang – Mulai tahun 2025, Kota Bontang akan memfokuskan upayanya untuk mengembangkan sektor pariwisata sebagai salah satu pilar utama ekonomi mandiri dan penggerak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Ketua Panitia Khusus (Pansus) Raperda Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Bontang, Adrofdita, mengungkapkan bahwa langkah ini sejalan dengan misi untuk mewujudkan transformasi ekonomi yang produktif dan inklusif, sesuai dengan Raperda RPJPD Kota Bontang 2025-2045.
“Kami melihat potensi besar yang belum sepenuhnya tergarap di sektor pariwisata. Mulai tahun 2025, kami bersama pemerintah akan berkomitmen untuk mengembangkan berbagai destinasi wisata di Kota Bontang agar dapat bersaing dan menarik lebih banyak pengunjung,” kata Adrofdita setelah rapat pada Rabu, 24 Juli 2024.
Adrofdita menambahkan bahwa pengembangan pariwisata ini akan melibatkan kolaborasi antara masyarakat lokal, pelaku usaha, dan pemerintah. Sinergi tersebut diharapkan dapat menciptakan ekosistem pariwisata yang berkelanjutan dan memberikan kontribusi signifikan terhadap perekonomian daerah.
Raperda RPJPD 2025-2045 menekankan pentingnya diversifikasi ekonomi dengan memperkuat sektor-sektor non-ekstraktif. Dalam konteks ini, sektor pariwisata diharapkan akan menjadi salah satu andalan Kota Bontang yang memberikan dampak positif jangka panjang bagi kesejahteraan masyarakat. (Adv)
Editor : Redaksi




