Kesbangpol Kaltim Gelar FGD Pemantauan Orang Asing di Bontang

KLAUSANEWS, Bontang – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kalimantan Timur (Kaltim) menggelar kegiatan Focus Group DisKesbangpol Kaltim Gelar FGD Pemantauan Orang Asing di Bontangcussion (FGD) terkait Pemantauan Orang Asing di Hotel Sintuk, Jalan Urea, Kelurahan Lok Tuan, Kecamatan Bontang Utara, pada Rabu (25/9/2024).

Kepala Bidang Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik, Badan Kesbangpol Provinsi Kaltim, Wildan Taufik, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengawasan terhadap tenaga kerja asing yang berada di seluruh wilayah kabupaten/kota di Kalimantan Timur.

“Diadakannya kegiatan ini, pertama untuk mengidentifikasi keberadaan orang asing di wilayah Kalimantan Timur, khususnya kabupaten/kota. Kedua, untuk meningkatkan koordinasi dan memperkuat kerja sama dengan instansi terkait seperti imigrasi, kepolisian, dinas tenaga kerja, transmigrasi, dan lainnya. Ketiga, mengevaluasi keberadaan orang asing,” jelasnya dalam sambutan.

Wildan juga menyampaikan bahwa kegiatan ini sempat tertunda akibat adanya agenda lain yang bersamaan.

“Sempat tertunda karena ada beberapa kegiatan dan event yang pelaksanaannya berdekatan, seperti perayaan 17 Agustus dan baru saja selesai Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ),” tambahnya.

Sementara itu, Staff Ahli Bidang Pembangunan Kemasyarakatan dan SDM Kota Bontang, Asdar Ibrahim dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada Kesbangpol Provinsi Kaltim atas terselenggaranya FGD di Kota Bontang.

“Acara kita hari ini, tentu melalui Kesbangpol Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Kesbangpol Kota Bontang, kami atas nama Pemerintah Kota Bontang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya. Ini bukan hanya sekadar FGD, tapi membutuhkan pemikiran, penjabaran, dan implementasi yang harus kuat dan sesuai regulasi, terutama terkait pemantauan dan pengawasan terhadap orang asing,” ucapnya.

Ia juga berharap agar FGD ini dapat menghasilkan solusi dan rekomendasi yang bermanfaat untuk menjaga keamanan di setiap daerah.

“Oleh karena itu, melalui FGD ini, kami berharap ada solusi dan rekomendasi yang dapat kita jabarkan dan tegakkan lebih lanjut, terutama merespons dinamika yang ada, baik di tingkat Provinsi Kaltim maupun lebih khusus di kabupaten/kota masing-masing,” jelasnya.

Untuk diketahui, kegiatan ini dihadiri oleh perwakilan dari seluruh Kesbangpol di Kalimantan Timur, termasuk dari Bontang sebagai tuan rumah, serta dari Berau, Kutai Timur, Balikpapan, dan lainnya. Hadir pula perwakilan dari Kodim dan Polres Bontang.(*)

Reporter: Masyrifah
Editor: Aisyah

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply