KLAUSAMEDIA, Kutim – Jelang ahir tahun 2025, konser musik dan event hiburan hampir setiap pekan dilakukan di Sangatta. Artis nasional dan lokal kerap dipanggil untuk menghibur masyarakat, ditengah efisiensi anggaran yang perintahkan pemerintah pusat.
Menanggapi hal ini, Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa tidak semua kegiatan tersebut menggunakan anggaran pemerintah daerah.
“Untuk event, ada yang dibiayai melalui APBD dan ada yang tidak. Kami tetap menyesuaikan dengan kondisi anggaran, tetapi hasilnya harus maksimal dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tetap mengikuti arahan pusat untuk melakukan efisiensi, terutama pada kegiatan yang tidak bersifat prioritas. Namun, Ardiansyah memastikan bahwa tidak semua kegiatan bisa dikurangi, terutama yang sifatnya wajib dan menyangkut pelayanan publik.
“Efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan seluruh kegiatan, tetapi memastikan setiap pengeluaran tepat manfaat,” tegas Ardiansyah.
Ia berharap masyarakat dapat membedakan mana event yang murni inisiatif pihak luar dan mana yang merupakan program pemerintah.
Adapun beberapa pekan lalu, adanya konser Dewa 19 yang diselenggarakan oleh pihak swasta. Begitu juga dengan sebelumnya dengan mengundang banyak artis.
“Untuk event, ada yang dibiayai melalui APBD dan ada yang tidak. Kami tetap menyesuaikan dengan kondisi anggaran, tetapi hasilnya harus maksimal dan berdampak positif bagi masyarakat,” ujar Ardiansyah.
Ia menekankan bahwa pemerintah daerah tetap mengikuti arahan pusat untuk melakukan efisiensi, terutama pada kegiatan yang tidak bersifat prioritas.
Namun demikian, Ardiansyah memastikan bahwa tidak semua kegiatan bisa dikurangi, terutama yang sifatnya wajib dan menyangkut pelayanan publik.
Menurutnya, bimtek merupakan bagian dari penguatan kapasitas aparatur paling dekat dengan masyarakat.
Ardiansyah menegaskan, efisiensi anggaran bukan berarti menghentikan seluruh kegiatan, tetapi memastikan setiap pengeluaran tepat manfaat.
Ia berharap masyarakat dapat membedakan mana event yang murni inisiatif pihak luar dan mana yang merupakan program pemerintah. (ADV)





