Komisi III DPRD Bontang Sidak KM Binaiya

KLAUSANEWS, Bontang – Komisi III DPRD Bontang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kapal Motor (KM) Binaiya, Senin malam (25/07/2023).

Tinjauan lapangan tersebut untuk memastikan berapa kapasitas maksimal kapal bisa mengangkut penumpang. Dikatakan Ketua Komisi III DPRD Bontang, Amir Tosina, tingginya animo masyarakat melakukan perjalanan laut, kerap menyebabkan banyak calon penumpang tertinggal karena kapasitas kapal sudah melebihi batas maksimal.

” Kita terima banyak keluhan warga, sering banyak penumpang yang ketinggalan, tidak bisa diangkut karena sudah full, itu mohon ditambah biar semua bisa ikut berlayar, ” ujar Amir.

Ditambahkan Faisal, tingginya permintaan penumpang harus menjadi perhatian pihak terkait demi kenyamanan bersama.

” Sering sekali, penumpang menghubungi kami, mengadu tidak kebagian tiket. Kasihan penumpang, jadi kalau bisa ditambah kapasitasnya, ” jelas FBR, sapaan akrabnya.

Menanggapi hal tersebut, Kapten Ahmad menjelaskan penambahan kapasitas tidak bisa dilakukan karena pelabuhan Lok Tuan merupakan lokasi keberangkatan awal dari rute perjalanan KM Binaiya, yakni Bontang – Awerange, Makassar, Bima, Labuan Bajo dan Bali sehingga harus dibatasi jumlah penumpang yang naik dari Bontang.

” Berangkat dari Bontang maksimal 972, nanti kan kapal harus berlabuh di daerah lain, pasti ada lagi penumpang yang naik. Kita utamakan kenyamanan, keselamatan penumpang, ” jelasnya.

Soal tingginya animo penumpang dari Bontang, Ahmad menyarankan penambahan armada.

” Kalau mau banyak mengangkut penumpang, saran saya tambah kapal, ” tambahnya. (Redaksi)

Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply