Cegah Stunting, Kelurahan Belimbing Bagian BMT untuk Balita

KLAUSANEWS, Bontang – Cegah stunting dan peningkatan gizi balita dan anak, Kelurahan Belimbing Kota Bontang, membagikan Bahan Makanan Tambahan (BMT).

Lurah Belimbing, Dwi Andriyani menuturkan pemberian BMT mampu mengatasi ataupun mencegah permasalahan stunting yang diderita oleh balita, program tersebut merupakan mengupayakan memenuhi gizi untuk kelangsungan tumbuh kembang balita dan anak.

” Meski Kelurahan Belimbing tidak masuk kawasan rawan stunting, kami tetap konsen. Sasarannya seluruh Balita di masing-masing posyandu yang terdapat di Kelurahan Belimbing,” ucapnya saat dikonfirmasi redaksi klausabontang.news Selasa (06/09/2022).

Lebih lanjut, Dwi Andriyani juga mengatakan program BMT ini sebagai tindak lanjut dari arahan Wali Kota Bontang, Basri Rase. Dimana Wali Kota Bontang ingin agar seluruh OPD berkolaborasi mengatasi permasalahan stunting di kota Bontang.

” Inovasi ini kami hadirkan untuk mendukung program prioritas dari Walikota Bontang dalam bidang kesehatan, karena ingin penderita stunting berkurang di Kota Bontang dan kebijakan untuk mengalokasikan anggaran stimuno untuk BMT, minimal Rp 1 juta per RT setiap Kelurahan Belimbing,” ujarnya.

Diketahui Pemerintah Kota Bontang mencatat tingkat persentase stunting mencapai 21,68 persen per Juni 2022 dan angka tersebut masih tergolong cukup tinggi. Melihat angka yang kian meningkat, pada 2022 ini, Pemerintah Kota (Pemkot) akan melakukan konsen di 5 kelurahan yang angka stuntingnya cukup tinggi. Di antaranya Lok Tuan, Berbas Pantai, Berbas Tengah, Kelurahan Api-Api dan Kelurahan Gunung Elai.

Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply