Realisasi PMA Capai Rp 4,48 Triliun pad

KLAUSANEWS, Bontang– Realisasi PMA pada Triwulan III tahun 2022 mencapai US$ 307,32 Juta atau sebesar Rp 4,48 Triliun, dengan sebaran yang berada di 10 kabupaten/kota.

Pejabat Fungsional Ahli Madya Analisis Kebijakan, Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, Karel menuturkan Bontang berada di urutan ke sepuluh dari rilis DPMPTSP Provinsi Kalimantan Timur, terkait realisasi investasi PMA berdasarkan lokasi di Kalimantan Timur (Kaltim), periode Juli – September tahun 2022.

“Bontang dengan 6 proyek dengan total investasi sebesar 2.300, adapun 10 kota lainnya yang juga berinvestasi, seperti Kutai Timur, Paser, Kutai Kartanegara, Berau, Balikpapan, Kutai Barat, Samarinda, Penajam Paser Utara, Mahakam Hulu, “ tuturnya.

Kabupaten Kutai Timur memberikan kontribusi paling siginifikan dengan nilai US$. 155,35 Juta atau sebesar Rp 2,26 Triliun (50,55% dari total realisasi PMA), terdiri atas 38 proyek PMA. Kabupaten Paser menjadi kontributor kedua yaitu mencapai US$ 37,70 Juta atau sebesar Rp. 550,52 Miliar (12,27%). Sedangkan Kabupaten Kutai Kartanegara merupakan kontributor ketiga yaitu sebesar US$. 37,05 Juta atau sebesar Rp. 540,96 Miliar (12,06%).

Dari sisi penyerapan tenaga kerja Indonesia paling besar terdapat di Kabupaten Kutai Kartanegara yaitu sebanyak 1.163 orang, disusul Kota Samarinda sebanyak 715 orang, dan Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 577 orang.

Total penyerapan tenaga kerja asing dari seluruh Kabupaten/Kota sebanyak 120 orang, sedangkan total penyerapan tenaga kerja Indonesia dan Asing selama periode Triwulan III sebanyak 3.189 orang.

Editor: Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply