KLAUSANEWS, Bontang – Walikota Bontang Basri Rase mendapatkan surat pemanggilan dari Bawaslu Kota Bontang, Jumat (03/02/2024), perihal kegiatan kampanye yang bermodus bimbingan teknik (bimtek) dengan melihat masyarakat.
Saat dimintai keterangan, Wali Kota Bontang, Basri Rase mengaku dirinya tidak memberikan arahan kepada simpatisan politik Udin Mulyono terkait kampanye pada Bimtek beberapa saat yang lalu.
“Siapa sih yang tidak kenal beliau, saya sudah lama kenal tetapi soal kabar saya berikan arahan tidak ada kaitan sama sekali, entah itu kaitan partai, keluarga bahkan saya juga tidak pernah ketemu ataupun berkomunikasi dengan beliau ,”ucapnya.
Pemanggilan Bawaslu Kota Bontang
kepada Basri Rase membuat beberapa pertanyaan soal isu rekaman Udin Mulyono yang melakukan kampanye pada saat bimtek berlangsung.
“Kalau disinggung soal rekaman atau pesan berantai saya sudah berikan teguran kepada beliau agar tidak berperilaku seperti itu lagi karena ini musimnya pilkada memang agak sensitif tetapi saya akui bukan hanya beliau saja yang melakukan hal itu tetapi banyak yang berupaya untuk mendukung kembali saya naik menjadi Walikota Bontang dengan alasan program yang saya jalankan,” Wali Kota Bontang tersebut.
Sementara itu, Aldy Artrian, Ketua Bawaslu Kota Bontang mengatakan pemanggilan Udin Mulyono akan dijadwalkan Senin atau Selasa mendatang dikarenakan yang bersangkutan sedang berada di luar kota.
“Pemanggilan ini terkait dengan penyalahgunaan fasilitas dalam kampanye atau program pemerintah yang digunakan untuk menguntungkan atau merugikan salah satu pihak,” ucap Aldy.
Dikatakan Aldy proses pemeriksaan akan terus berjalan hingga tuntas.
“Penelusuran persoalan ini seperti konsep snowball bersifat menyeluruh ketika kami menyelidiki ada pihak lain yang disebutkan kembali, kami akan terus mengejar orang tersebut hingga tuntas sampai kita anggap informasi itu tidak ada lagi hal baru yang kita peroleh,” ucapnya.
Reporter: Desty NA
Editor: APL




