Stok Aman, Harga Beras di Bontang Turun

KLAUSANEWS, Bontang – Harga beras di Pasar Rawa Indah, Bontang, mengalami penurunan signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Dari harga awal Rp 16 ribu per kilogram, kini harga beras berkisar antara Rp 13 ribu hingga Rp 14 ribu per kilogram.

Dian, seorang penjual beras di kawasan Pasar Rawa Indah, mengatakan harga beras saat ini tetap stabil.

“Sejauh ini, harga beras aman saja. Tidak ada kenaikan,” ujarnya kepada awak Klausa News, ditemuvi Jumat (6/9/2024).

Hal serupa juga diuangkapkan Hasaba, pedagang beras lainnya di Pasar Rawa Indah. Disebutkan Hasaba, harga beras di lapaknya dibandrol sebesar Rp 340 ribu per karung. Turun Rp 15ribu dari harga sebelumnya Rp 355ribu.

“Kalau harga per kilonya, ada yang Rp 13ribu ada juga yang Rp 14ribu. Udah turun, sebelumnya dijual harga Rp 16ribu sekilo,” paparnya.

Menurut Hasaba, selama periode panen, perubahan cuaca dapat berdampak besar terhadap hasil panen dan harga beras di pasar. Ketika cuaca mendukung, seperti curah hujan yang cukup dan suhu yang stabil, hasil panen beras bisa melimpah. Petani dapat menghasilkan beras dalam jumlah yang lebih banyak, yang kemudian berkontribusi pada penurunan harga di pasar.

Sebaliknya, jika cuaca buruk terjadi, seperti banjir atau kekeringan yang berkepanjangan, hasil panen dapat menurun drastis. Hal ini mengakibatkan pasokan beras berkurang dan harga beras bisa melonjak.

Dikatakan Hasaba, cuaca saat ini mendukung musim panen di Sulawesi, sehingga pasokan beras meningkat.

“Lagi musim panen di Sulawesi. Cuacanya juga bagus, makanya tidak terjadi gagal panen. Beras tidak langka, makanya harganya juga tidak naik,” terangnya.

Bukan hanya beras, Hasaba juga menyebutkan penurunan harga telur, yang sebelumnya Rp 50 ribu per piring kini turun menjadi Rp 35 ribu.

“Harga telur juga turun ini,” pungkasnya.(*)

Reporter: Masyrifah
Editor: Aisyah

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply