KLAUSANEWS, SAMARINDA – Kepala UPTD PPO Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkap Dispora Kaltim berupaya untuk mengkaji sistem pengelolaan parkir guna mengatasi masalah keterbatasan area parkir di kawasan Gelanggang Olahraga (GOR) Kadrie Oening, Samarinda, yang selama ini digunakan bersama oleh GOR dan Convention Hall Samarinda.
Junaidi mengatakan salah opsi yang ambil sebagai solusi yakni diberlakukan tarif parkir kendaraan di kawasan Gelora Kadrie Oening, Samarinda. Solusi ini bertujuan agar pengelolaan parkir bisa lebih terstruktur tanpa membebani pengunjung.
“Kami sedang mematangkan sistem retribusi yang adil, agar pengunjung GOR dan Convention Hall merasa nyaman tanpa merasa terbebani,” kata Junaidi, (19/11/2024)
Guna kesuksesan rencana ini, Junaidi menekankan penting saling koordinasi antara UPTD PPO Dispora Kaltim dan Biro Umum Pemprov Kaltim, sebab kedua instansi tersebut berbagi pengelolaan area parkir yang sama.
Kendati demikian, ada tantangan yang di hadapi yakni keterbatsan petugas parkir. Sebab diketahui selama ini, sebagian besar petugas difokuskan pada pengamanan area GOR, sehingga sulit untuk mengelola parkir dengan baik.
“Kami mempertimbangkan opsi kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengoptimalkan pengelolaan parkir,” lanjut Junaidi.
Upaya ini dinilai dapat membantu menambah jumlah tenaga kerja serta meningkatkan sistem pengawasan di area parkir. Sistem ini diharapkan bisa meningkatkan efisiensi dalam mengelola area parkir yang terbatas, sehingga pengunjung tidak perlu merasa repot. Sebagai solusi sementara ketika area parkir Convention Hall penuh, Dispora Kaltim akan menyediakan area parkir alternatif di stadion.
“Keamanan kendaraan pengunjung tetap menjadi prioritas kami,” pungkas Junaidi.
Dengan penerapan sistem parkir yang lebih terorganisir dan tarif yang wajar, Dispora Kaltim berharap para pengunjung bisa merasa lebih aman dan nyaman saat beraktivitas di GOR Kadrie Oening. Sistem ini juga diharapkan mampu menjaga keamanan kendaraan pengunjung. (Adv/Dispora Kaltim)
Editor: Redaksi




