KLAUSAMEDIA, Kutim – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kutim menyanggupi kelanjutan pembiayaan kuota internet sekolah gratis di 227 satuan Pendidikan di 2026 mendatang.
Saat ini sebanyak 227 sekolah di Kutim kembali dapat program internet gratis, Dinas Informatika Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfo Staper) Kutim menaikan kuota internet sekolah hingga 2 Tera byte.
Sekretaris Disdikbud Kutim, Irma mengatakan internet sekolah gratis lewat diskominfo ketersediaan kuota sampai bulan Maret 2026.
“Ya, sampai maret 2026. Untuk melanjutkan yakni mulai bulan April 2026 disdikbud yang mengakomodir, ” jelas Irma.
Dikatakan, skema pembayaran internet gratis lanjutannya, Disdikbud akan mengarahkan sekolah untuk membayar masing-masing melalui BUSD atau Bosda.
“Kemarin kami diarahkan untuk sekolah bayar masing-masing, lewat BUSD atau Bosda, Usulan ini datang, setelah koordinasi lintas sektoral, baik Disdikbud, kominfo dan bapedda. Tujuannya agar tidak terjadi terputusnya jaringan internet seperti sebelumnya.
Irma menjelaskan bahwa koordinasi lintas sektoral ini dilakukan untuk memastikan kelanjutan program internet gratis di sekolah-sekolah Kutim.
“Kami ingin memastikan bahwa program ini dapat berlanjut dan tidak terputus, sehingga siswa-siswa dapat terus mengakses informasi dan sumber belajar online,” katanya.
Dengan demikian, Disdikbud Kutim berharap bahwa program internet gratis ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim.
“Kami berharap bahwa program ini dapat membantu meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim, sehingga siswa-siswa dapat menjadi lebih kompetitif di era digital,” tambah Irma.
Program internet gratis ini sendiri telah berjalan sejak beberapa tahun lalu dan telah memberikan manfaat besar bagi siswa-siswa di Kutim. Dengan adanya program ini, siswa-siswa dapat mengakses informasi dan sumber belajar online dengan lebih mudah dan cepat.
Disdikbud Kutim juga berharap bahwa program ini dapat berlanjut dan ditingkatkan di masa depan.
“Kami berharap bahwa program ini dapat berlanjut dan ditingkatkan di masa depan, sehingga dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa-siswa di Kutim,” kata Irma.
Dalam waktu dekat, Disdikbud Kutim akan melakukan koordinasi lebih lanjut dengan Diskominfo Staper Kutim dan Bapedda untuk memastikan kelanjutan program internet gratis ini.
“Kami akan terus berkoordinasi dengan Diskominfo Staper Kutim dan Bapedda untuk memastikan bahwa program ini dapat berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih besar bagi siswa-siswa di Kutim,” tambah Irma.
Dengan demikian, Disdikbud Kutim berharap bahwa program internet gratis ini dapat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim.
“Kami berharap bahwa program ini dapat menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kutim, sehingga siswa-siswa dapat menjadi lebih kompetitif di era digital,” kata Irma. (ADV





