Subuh Berjamaah di Baiturrahim, Neni Ajak Masyarakat Bangun Kebiasaan Positif dan Gotong Royong

KLAUSAMEDIA, Bontang – Di pagi yang masih gelap, Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni ikut serta dalam Salat Subuh Berjamaah sekaligus aksi bersih-bersih masjid bersama Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) di Masjid Baiturrahim, RT 15, Kelurahan Tanjung Laut Indah, Minggu (12/4/2026).

Kegiatan yang melibatkan pemuda masjid, tokoh masyarakat, serta jajaran pemerintah daerah ini menjadi momentum langka di mana warga, pemuda, dan pemerintah berkumpul tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga membersihkan rumah ibadah secara bersama-sama.

Neni Moerniaeni mengatakan bahwa kegiatan seperti ini harus menjadi pola hidup, bukan sekadar acara sesaat. Menurutnya, masjid yang bersih dan makmur mencerminkan kualitas keimanan sekaligus kepedulian kolektif masyarakat.

“Kita ingin membangun kebiasaan baru. Subuh berjamaah bukan hanya soal shalat, tapi juga soal membangun silaturahmi yang kuat antara pemerintah dan warga, serta mendengar langsung apa yang mereka butuhkan,” ungkapnya.

Ia juga menekankan pentingnya peran pemuda masjid sebagai agen perubahan di lingkungan. Kehadiran BKPRMI dalam menggerakkan aksi bersih-bersih ini, menurut Neni, patut diapresiasi karena menunjukkan semangat generasi muda yang peduli terhadap nilai-nilai keagamaan dan kebersihan lingkungan.

Di tengah keterbatasan anggaran yang dihadapi Kota Bontang saat ini, Neni tetap menegaskan komitmen pemerintahannya untuk tidak mengurangi pelayanan dasar masyarakat.

“Meski ada penyesuaian di beberapa sektor infrastruktur, prioritas pendidikan gratis, perlengkapan sekolah, kesehatan, serta perlindungan terhadap anak disabilitas dan lansia tetap berjalan. Ini bukan pilihan, tapi tanggung jawab kita,” tegasnya.

Selain itu, Neni juga menyentuh isu lingkungan yang semakin mendesak. Ia mengingatkan ancaman banjir akibat perubahan lahan di kawasan Tanjung Laut dan sekitarnya. Pemerintah kota, kata dia, telah menyiapkan langkah antisipasi, termasuk pembangunan fasilitas pengendali banjir.

Kegiatan pagi itu dihadiri Plt Sekretaris Daerah Akhmad Suharto, para kepala OPD, camat, lurah, serta ratusan jamaah setempat yang antusias membersihkan masjid hingga selesai.

Dengan semangat gotong royong yang terbangun, acara ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh kelurahan di Bontang untuk rutin memakmurkan masjid dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari. (adv)

Penulis : Amel | Editor : Redaksi

Ikuti Fans Page Kami

Leave a Reply