KLAUSANEWS, Bontang– Sebanyak 10 Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Berebas Tengah berhasil lolos dan masuk ke penilaian puncak lomba kreasi sampah, Senin (15/08/2022).
Penanggung Jawab (PJ) kegiatan sekaligus mahasiswa Kelompok Kerja Nyata (KKN) Unmul, Thahirah menuturkan Sampah merupakan masalah paling pelik yang saat ini dihadapi oleh masyarakat, terkhusus masyarakat Kelurahan Berebas Tengah,
dimana kesadaran untuk buang sampah pada tempatnya atau mendaur ulang sampah masih terbilang minim. Melalui perlombaan mendaur sampah, diharapkan masyarakat mulai menyadari bahwa sampah bisa diolah hingga memiliki nilai jual yang tinggi.
” Pemanfaatan mencangkup dua jenis sampah baik sampah organik maupun sampah anorganik, perlu effort besar untuk mengatasi masalah sampah sekitar, salah satunya dengan menerapkan 3R (Reuse, Reduce, dan Recycle) Reuse : penggunaan kembali, Reduce : mengurangi, dan Recycle : Daur Ulang, seperti yang terselenggara saat ini, kami melakukan ajang perlombaan mendaur ulang sampah sehingga sampah tersebut yang tadinya tidak bernilai, akhirnya bernilai lebih lewat pendauran ulang tadi, ” ujarnya.
Lomba Kreasi Daur Ulang tersebut diadakan di Aula Kelurahan Berebas Tengah, Kecamatan Bontang Selatan.
” Barang-barang yang didaur ulang ini masyarakat buat di rumah masing-masing dan hari ini dibawa kesini untuk dilakukan penilaian oleh juri, sebelum nya yang ikut berpartisipasi ada 15 RT namun yang lolos dan masuk sepuluh besar hanya 10 RT, ” jelasnya.
Fasilitator Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Nurhana mengatakan sangat penting mendaur ulang sampah selain dapat mengurangi polusi, sampah juga memiliki nilai ekonomis jika pemanfaatannya benar dan tepat.
” Modal kreativitas dan ketekunan, sampah akan menjadi berharga. Sehingga selain menghasilkan barang yang menarik, pengeluaran biayanya juga sedikit, namun jika ditekuni akan sangat bernilai. Hal inilah yang akan dirasakan ketika dapat memanfaatkan sampah sebagai bahan untuk menghasilkan barang dengan nilai jual tinggi, saya juga sangat mengapresiasi untuk Kelurahan Berebas Tengah ini, selain warganya antusias ikut perlombaan, tingkat kesadaran warga akan memunculkannya sebuah karya berbahan dasar sampah juga sangat unik dan sangat kreatif, ” ucap Hana saat ditemui redaksi klausabontang.news Senin (15/08/2022).
Reporter : Octa Fadillah
Editor : APL




